Aku yeni usia 28 tahun wanita baik baik berparas cantik berkulit putih bening dan mulus suamiku Mas Eko 38 tahun busines men dan ogi adalah keponakan ku 16 tahun, kami tinggal di rumah mewah dikawasan elit.
Sejak pagi suamiku d rumah orang tuanya dan ogi dirumah tetangga bantuin ngangkat barang ada tetangga baru di dekat rumahku. Hari ini aku gak kemana mana memakai blus di atas lutut, duduk santai di
sofa sambil dengar musik. Gak berapa lama ogi keponakanku pulang dari rumah tetangga 'siang tante.. Sapa
nya siang.. Jawabku, aku melihat dia memakai celana boxer yang agak
ketat lalu berjalan menuju ke dapur. Karena haus aku juga ke dapur untuk membuat teh, kulihat ogi sibuk mencari sesuatu di atas rak lemari, sambil membuat teh aku
brtanya cari apa gi.. Ada lihat tali rapia tant e? Oh ini d atas rak y
ini, buat apa gi? untuk ngikat barang tante jawabnya, kebetulan rak tersebut dekat dengan ku, dia mengambil sambil
jinjit, gak sengaja sendok ku jatuh dkat kaki ogi y lagi jinjit aku
ambil sambil jongkok, tanpa sengaja aku melihat tonjolan besar di
selangkangan ogi y di balut celana box tepat d depan wajahku, aku
berdesir, lumayan besar kontol anak ini pikirku, cpat2 aku ambil sendok
dan teh langsung keruang tamu dan ogi pergi lagi ke rumah tetangga, Sambil menikmati teh dan musik,
tonjolan kontol ogi masih terbayang d benakku. Aku membuang jauh2
bayangan tersebut Akhirnya ak tertidur di sofa.
Aku terbangun oleh
suara musik hause dan teriakan dari kamar ogi begitu keras. Dasar! Umpat
ku dalam hati, aku pun membesarkan musik di ruang tamu jadinya rumah
ribut dengan suara musik. Aku melirik jam di dinding ternyata udah sore. Kebetulan aku melewati kamar ogi y
lagi teriak2 sambil dengar musik karena penasaran aku coba intip dari
pintu yang gak tertutup rapat, astaga! ternyata ogi lagi onani dan
telanjang bulat d atas tempat tidur, darah ku langsung naik karena marah
lalu aku masuk! Tapi aku urungkan karena aku terpana dengan
kontolnya, sambil jongkok aku intip terus onani keponakanku, ternyata
benar y kulihat tadi siang kontol nya memang besar, ogi memainkan
kontolnya, di genggam dengan dua tanganya dan kepala kontolnya masih
keliatan, wow besar skali lirih ku, tanpa sadar jari2ku menyusup ke
celana dalam dan memainkan itil ku ohk . . Mmmh.. Akhh.. Desahku aku
tidak takut ketauan karena suara musik lbih keras dari suara kami, lalu
ogi aku lhat kelojotan menahan nikmat di angkat nya pantatnya tinggi2
dan kocokan nya pun di percepat.. Ohk.. Ohk.. Ohk.. Erangnya yang mirip
teriakan.. Aku gak tahan melihat pemandangan ini rasanya memek ku ingin
sekali di masuki kontol ogi, tapi gak mungkin aku masuk ke dalam. Aku
teringat terong d kulkas belanjaanku pagi tadi. Karena memek ku dah
gatal gak tahan lagi cepat2 aku ambil terong dan kembali ke posisi
semula. Aku gak perlu kwatir yakin karena hari sudah sore suana d
tmpat ku dan d kamar ogi agak gelap aku pasti tak terlihat olehnya.
Setelah tangkai terong aku buang aku jepit pangkalnya dengan ke dua
tumit, dengan posisi seolah olah women on top aku arahkan memek ku
pelan2 blus terong trsebut tenggelam d memek ku, aku mainkan pantat ku
naik turun sambil mengintip ogi onani, aku mendesah desah kenikmatan
akh.. Okh.. Terus cepat.. Enaaahk.. Ogi pun sibuk di dalam mengocok
kontolnya dia bangun dari posisi tidur tanpa menghentikan kocokan lalu
dia berjalan membelakangiku kemudian balik lagi kearahku dia mondar
mandir sambil terus mengocok kontolnya, dan mulut nya tidak berenti
meracau dan mengerang nikmat sesuai
dengan hentakan musik.. okh! Okh ohk.. Akhh.. Aku hampir klimaks nafsuku memuncak aku belum
pernah melihat pemandangan sprti ini.. karena aku semakin sur aku mempercepat goyangan pantat
ku naik turun uukhh eenahkk... Dan ku perhatikan ogi, lama lama jalan
nya makin mengangkang, dengan dua lutut agak tertekuk seperti kuda kuda karate
dan kangkangannya smakin lebar, kedua tangannya mengocok makin cpat
hingga dia gak sanggup jalan lagi meledaklah pertahananya tepat ke
arahku aaakhhh. . . ! dengan teriakan y amat keras sambil wajahnya
mendongak ke atas akupun klimaks bersamaan dan mengerang sambil menganga
akhh.. . ! Owhhk. . ! Sangking kuat nya mani ogi mengucur trbang ke
wajah ku y di balik pintu. Cret! cret! Cret! Cret! sebagian langsung
masuk ke mulutku. Aku merasakan mani ogi nikmat sekali gak sprti punya
suamiku, sambil menikmati mani aku melihat ogi masih berdiri sambil
mengangkang, kepalanya masih mendongak ke atas, dua tanganya masih
menggenggam kontol, lama2 badan nya jatuh ke belakang tepat di atas
tmpat tidur.. Cpat cpat aku pergi dari balik pintu ke arah kamar mandi,
sensasi sex y luar biasa.. Sambil jalan aku bertanya2 dalam hati, kapan
yah aku bisa nikmatin kontol besar itu. Aku tepiskan harapan ku itu jauh jauh karena tidak mungkin dia kan keponakan ku, lagian sudah cukup dengan suamiku.
Setelah magrib kami makan malam bersama Mas Eko dan Ogi, disaat makan aku melihat ke arah ogi selama ini aku tak menyadari wajahnya yang ganteng, aku mulai terbayang kejadian tadi sore dan tidak menyangka kalo Ogi yang kelihatan baik itu ternyata maniak sex, terkadang timbul niat untuk membicarakannya dengan suamiku agar Ogi gak usah lagi tinggal dirumah kami, setelah aku pikir pikir aku yang salah ngapain ngintip ngintip kamarnya, niat itu aku batalkan itung itung aku gak ada teman lain dirumah saat suamiku kerja, lagian aku menikmati fantasi sex ini apa lagi kontol ogi begitu besar. gak sama dengan kontol suamiku..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar