Jumat, 23 Agustus 2013

Keponakan ku 16 tahun.

Aku yeni usia 28 tahun wanita baik baik berparas cantik berkulit putih bening dan mulus suamiku Mas Eko 38 tahun busines men dan ogi adalah keponakan ku 16 tahun, kami tinggal di rumah mewah dikawasan elit.

Sejak pagi suamiku d rumah orang tuanya dan ogi dirumah tetangga bantuin ngangkat barang ada tetangga baru di dekat rumahku. Hari ini aku gak kemana mana memakai blus di atas lutut, duduk santai di sofa sambil dengar musik. Gak berapa lama ogi keponakanku pulang dari rumah tetangga 'siang tante.. Sapa nya siang.. Jawabku, aku melihat dia memakai celana boxer yang agak ketat lalu berjalan menuju ke dapur. Karena haus aku juga ke dapur untuk membuat teh, kulihat ogi sibuk mencari sesuatu di atas rak lemari, sambil membuat teh aku brtanya cari apa gi.. Ada lihat tali rapia tant e? Oh ini d atas rak y ini, buat apa gi? untuk ngikat barang tante jawabnya, kebetulan rak tersebut dekat dengan ku, dia mengambil sambil jinjit, gak sengaja sendok ku jatuh dkat kaki ogi y lagi jinjit aku ambil sambil jongkok, tanpa sengaja aku melihat tonjolan besar di selangkangan ogi y di balut celana box tepat d depan wajahku, aku berdesir, lumayan besar kontol anak ini pikirku, cpat2 aku ambil sendok dan teh langsung keruang tamu dan ogi pergi lagi ke rumah tetangga, Sambil menikmati teh dan musik, tonjolan kontol ogi masih terbayang d benakku. Aku membuang jauh2 bayangan tersebut Akhirnya ak tertidur di sofa.

Aku terbangun oleh suara musik hause dan teriakan dari kamar ogi begitu keras. Dasar! Umpat ku dalam hati, aku pun membesarkan musik di ruang tamu jadinya rumah ribut dengan suara musik. Aku melirik jam di dinding ternyata udah sore. Kebetulan aku melewati kamar ogi y lagi teriak2 sambil dengar musik karena penasaran aku coba intip dari pintu yang gak tertutup rapat, astaga! ternyata ogi lagi onani dan telanjang bulat d atas tempat tidur, darah ku langsung naik karena marah lalu aku masuk! Tapi aku urungkan karena aku terpana dengan kontolnya, sambil jongkok aku intip terus onani keponakanku, ternyata benar y kulihat tadi siang kontol nya memang besar, ogi memainkan kontolnya, di genggam dengan dua tanganya dan kepala kontolnya masih keliatan, wow besar skali lirih ku, tanpa sadar jari2ku menyusup ke celana dalam dan memainkan itil ku ohk . . Mmmh.. Akhh.. Desahku aku tidak takut ketauan karena suara musik lbih keras dari suara kami, lalu ogi aku lhat kelojotan menahan nikmat di angkat nya pantatnya tinggi2 dan kocokan nya pun di percepat.. Ohk.. Ohk.. Ohk.. Erangnya yang mirip teriakan.. Aku gak tahan melihat pemandangan ini rasanya memek ku ingin sekali di masuki kontol ogi, tapi gak mungkin aku masuk ke dalam. Aku teringat terong d kulkas belanjaanku pagi tadi. Karena memek ku dah gatal gak tahan lagi cepat2 aku ambil terong dan kembali ke posisi semula. Aku gak perlu kwatir yakin karena hari sudah sore suana d tmpat ku dan d kamar ogi agak gelap aku pasti tak terlihat olehnya. Setelah tangkai terong aku buang aku jepit pangkalnya dengan ke dua tumit, dengan posisi seolah olah women on top aku arahkan memek ku pelan2 blus terong trsebut tenggelam d memek ku, aku mainkan pantat ku naik turun sambil mengintip ogi onani, aku mendesah desah kenikmatan akh.. Okh.. Terus cepat.. Enaaahk.. Ogi pun sibuk di dalam mengocok kontolnya dia bangun dari posisi tidur tanpa menghentikan kocokan lalu dia berjalan membelakangiku kemudian balik lagi kearahku dia mondar mandir sambil terus mengocok kontolnya, dan mulut nya tidak berenti meracau dan mengerang nikmat 
sesuai dengan hentakan musik.. okh! Okh ohk.. Akhh..  Aku hampir klimaks nafsuku memuncak aku belum pernah melihat pemandangan sprti ini.. karena aku semakin sur aku mempercepat goyangan pantat ku naik turun uukhh eenahkk... Dan ku perhatikan ogi, lama lama jalan nya makin mengangkang, dengan dua lutut agak tertekuk seperti kuda kuda karate dan kangkangannya smakin lebar, kedua tangannya mengocok makin cpat hingga dia gak sanggup jalan lagi meledaklah pertahananya tepat ke arahku aaakhhh. . . ! dengan teriakan y amat keras sambil wajahnya mendongak ke atas akupun klimaks bersamaan dan mengerang sambil menganga akhh.. . ! Owhhk. . ! Sangking kuat nya mani ogi mengucur trbang ke wajah ku y di balik pintu. Cret! cret! Cret! Cret! sebagian langsung masuk ke mulutku. Aku merasakan mani ogi nikmat sekali gak sprti punya suamiku, sambil menikmati mani aku melihat ogi masih berdiri sambil mengangkang, kepalanya masih mendongak ke atas, dua tanganya masih menggenggam kontol, lama2 badan nya jatuh ke belakang tepat di atas tmpat tidur.. Cpat cpat aku pergi dari balik pintu ke arah kamar mandi, sensasi sex y luar biasa.. Sambil jalan aku bertanya2 dalam hati, kapan yah aku bisa nikmatin kontol besar itu. Aku tepiskan harapan ku itu jauh jauh karena tidak mungkin dia kan keponakan ku, lagian sudah cukup dengan suamiku.

Setelah magrib kami makan malam bersama Mas Eko dan Ogi, disaat makan aku melihat ke arah ogi selama ini aku tak menyadari wajahnya yang ganteng, aku mulai terbayang kejadian tadi sore dan tidak menyangka kalo Ogi yang kelihatan baik itu ternyata maniak sex, terkadang timbul niat untuk membicarakannya dengan suamiku agar Ogi gak usah lagi tinggal dirumah kami, setelah aku pikir pikir aku yang salah ngapain ngintip ngintip kamarnya, niat itu aku batalkan itung itung aku gak ada teman lain dirumah saat suamiku kerja, lagian aku menikmati fantasi sex ini apa lagi kontol ogi begitu besar. gak sama dengan kontol suamiku..